Tradisi Petik Laut Sendang Biru, Wujud Simbolis Rasa Syukur Atas Hasil Bumi Yang Berkecukupan

Pondokdadap (27/09) Setiap tahunnya, tepat pada tanggal 27 September, para nelayan dan warga Dusun Sendang Biru secara umum melaksanakan upacara adat “Petik Laut”. Acara ini dipertingati setiap tahunnya untuk mensyukuri hasil bumi di Dusun Sendang Biru yang dapat mencukupi hajat hidup masyarakat Sendang Biru, dan bahkan dapat didistribusikan hingga menuju daerah yang sangat jauh. Dalam prosesi ini, umum terlihat masyarakat tumpah ruah ke kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap dimana acara utamanya dilaksanakan. Namun di tahun ini, masyarakat yang diperbolehkan untuk mengikuti hanya dibatasi masyarakat dari Dusun Sendang Biru dan sekitarnya saja, mengingat kondisi pandemi covid-19 yang masih belum mereda. Terlihat penjagaan ketat di pintu masuk Dusun Sendang Biru dan PPP Pondokdadap dikerahkan oleh aparat penegak hukum dan dibantu oleh aparat sipil untuk menjaga ketertiban acara yang berlangsung ini.

Prosesi larung sesaji di Dusun Sendang Biru dimulai dengan arak – arakan tumpeng, dimana tumpeng diarak dari arah dusun menuju ke Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap. Arak – arakan ini juga diiringi dengan penari dan tontonan adat lainnya. Sementara di laut, kapal yang akan mengantarkan sesaji sudah berjajar dan dihiasi dengan pernak – pernik yang sangat unik dan meriah. Sebelum arak  – arakan dinaikkan ke atas kapal, terlebih dahulu masyarakat dikumpulkan di kawasan TPI untuk melaksanakan doa dan prosesi simbolis lainnya. Setelah itu, baru kemudian tumpeng dinaikkan ke atas kapal untuk kemudian diberangkatkan menuju laut. Selain tumpeng yang berisi makanan trasidional, terlihat juga hasil bumi Dusun Sendang Biru dinaikkan ke atas kapal untuk disertakan dalam prosesi larung sesaji. Keberangkatan kapal yang membawa tumpeng ini disertai dengan puluhan kapal – kapal lain yang mengiringi keberangkatan tumpeng hingga menuju titik pelarungan. Suasana yang meriah ini lah yang menjadikan prosesi larung sesaji di Dusun Sendang Biru menarik untuk disaksikan oleh para wisatawan. Dimana ketika sedang tidak terjadid pandemi, kawasan PPP Pondokdadap terlihat dipenuhi