Sosialisasi Sistem Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan di UPT PPP Pondokdadap

Pondokdadap (16/07) Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan (UPT PPP) Pondokdadap melaksanakan Sosialisasi Sistem Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan (SIMAIL) Selasa (16/07) silam. Sosialisasi ini diadakan ditengah maraknya kabar adanya gelombang besar yang terjadi di wilayah Selatan Jawa akibat dari adanya kenaikan kecepatan angin yang dapat mempengaruhi aktivitas nelayan, terutama disekitar lingkungan UPT PPP Pondokdadap. Sosialisasi ini dihadiri oleh nelayan, pelaku usaha, dan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) yang ada di lingkup Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Malang. Sosialisasi ini ditujukan agar masyarakat mengetahui pentingnya memahami kondisi dan perubahan alam disekitar kawasan tempat mereka hidup dan bekerja, agar masyarakat dapat merencanakan hal – hal yang berkaitan untuk mengadaptasikan kegiatannya terhadap perubahan –perubahan tersebut. Sosialisassi ini dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai 2 Gedung Pelayanan Terpadu UPT PPP Pondokdadap.

Sosialisasi ini dibuka oleh Bapak Agung Wahyudi S.Pi. selaku moderator dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Bapak Muh. Ichsan Budianto S.Pi, MT. selaku Kepala UPT PPP Pondokdadap yang menekankan mengenai fungsi – fungsi pelayanan dan pengusahaan di lingkungan Pelabuhan Perikanan Pondokdadap, serta capaian – capaian yang diraih selama tahun 2018. Dalam pembukaan tersebut, Kepala UPT PPP Pondokdadap juga menggarisbawahi pentingnya masyarakat untuk mengetahui informasi cuaca yang disediakan oleh UPT PPP Pondokdadap baik melalui running text, infografis yang disampaikan di gedung pelayanan, maupun pesan digital.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Bambang Semedi, M.Sc. Ph.D. selaku dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya dan ketua grup riset CoRECT (Coastal Resilience and Climate Change), grup riset yang meneliti permasalahan kerentanan kawasan pesisir dan perubahan iklim beserta dampaknya terhadap kehidupan di lingkungan pesisir dan laut. Dalam pemaparan materinya, beliau menunjukkan tentang sumber bahaya yang dapat menimbulkan ancaman bagi lingkungan pesisir baik secara lokal maupun global, dan cara – cara adaptasi masyarakat untuk mengurangi dampak tersebut.

Sesi berikutnya merupakan pemaparan materi oleh Bapak Nur Andriono, S.Pi., MT. selaku Kepala Seksi Konservasi Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Malang. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan tentang pentingnya pendayagunaan masyarakat pesisir untuk mengurangi dampak perubahan lingkungan dalam skala lokal. Beliau juga menekankan bagaimana mengoptimalkan sumberdaya kelautan dan perikanan yang ada di kawasan pesisir dan laut tanpa harus menimbulkan kerusakan yang mampu mengubah fungsi sumberdaya tersebut. Beberapa kegiatan yang mampu memberdayakan masyarakat pesisir dan melestarikan lingkungan secara bersamaan adalah pemanfaatan sumberdaya yang ramah lingkungan dan kegiatan alternative seperti pengoptimalan kawasan pesisir untuk ekowisata. Beliau juga menekankan bahwa masyarakat pesisir harus tanggap terhadap perubahan lingkungan dan berperan secara aktif untuk mengurangi dampak dari permasalahan tersebut.

Setelah sesi pemaparan materi disampaikan, terdapat sesi Tanya jawab dimana masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa pertanyaan seputar topic yang dibicarakan. Pertanyaan pertama diajukan oleh kelompok nelayan yang sekaligus penggiat wisata di Pantai Sendang Biru, yang mengeluhkan adanya kiriman sampah dan oli bekas yang mencemari lingkungan dan mengganggu kawasan wisata, sehingga perlu adanya tindakan khusus untuk menangani hal tersebut. Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Bapak Muh. Ichsan Budianto selaku Kepala UPT PPP Pondokdadap, yang berencana akan memperbanyak titik – titik tempat pembuangan sampah dan pembuangan oli di Pelabuhan agar masyarakat tertib membuang hasil samping kegiatan di pelabuhan perikanan. Selain itu, terdapat pertanyaan dari POKMASWAS Gatra Olah Alam Lestari tentang pengembangan wisata berbasis aktivitas laut seperti memancing yang kini mulai digiati di kawasan Sendang Biru dan membuka peluang untuk memberdayakan masyarakat disekitar Dusun Sendang Biru. Bapak Nur Andriono, S.Pi., MT. menanggapi hal tersebut secara positif, dan menekankan bahwa perlu adanya titik – titik tertentu yang dijadikan sebagai kawasan pemancingan, dan titik – titik lain sebagai daerah perlindungan ikan, agar stok sumberdaya ikan yang ada di kawasan Sendang Biru tetap lestari, dan mampu menghidupi roda perekonomian di kawasan Dusun Sendang Biru secara berkelanjutan. Setelah sesi diskusi selesai, acara kemudian ditutup oleh Bapak Muh. Ichsan Budianto selaku Kepala UPT PPP Pondokdadap.

Respond For " Sosialisasi Sistem Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan di UPT PPP Pondokdadap "