Produksi PPP Pondokdadap Menggeliat, Cakalang dan Lemadang Jadi Primadona

Pondokdadap (05/03). Setelah Pelabuhan Perikanan Pondokdadap vakum produksi dikarenakan cuaca yang tidak mendukung selama bulan Januari, kini kegiatan perikanan tangkap di Pelabuhan Perikanan Pondokdadap sudah mulai menunjukkan hasil. Belakangan ini, beberapa kapal perikanan sudah terlihat mendekati dermaga pelabuhan perikanan pada pagi hari untuk melakukan kegiatan pembongkaran hasil tangkapan ikan.

                Terhitung mulai tanggal 4 Februari 2019, produksi perikanan di Pelabuhan Perikanan sudah memunculkan angka. Tercatat pada tanggal tersebut, 1.500 kg ikan lemuru disandarkan di dermaga Pelabuhan Perikanan Pondokdadap. Turunnya ikan ini di Pelabuhan Perikanan Pondokdadap menjadi pembuka anga produksi Pelabuhan Perikanan Pondokdadap yang berlanjut hingga akhir bulan kemarin (28/02).

Dari aktivitas pendaratan ikan selama Bulan Februari, terlihat bahwa pada minggu – minggu pertama, hasil produksi lebih didominas oleh ikan – ikan pelagis kecil seperti lemuru, layang dan tongkol. Variasi ikan yang didaratkan ini kemudian semakin beragam memasuki tanggal 12 Februari dimana ikan-ikan besar seperti lemadang, cakalang, dan tuna juga mulai didaratkan.

                Secara umum, produksi perikanan di Pelabuhan Perikanan Pondokdadap pada Bulan Februari memiliki total produksi sebesar 69.783 kg dengan nilai produksi sebesar Rp. 589.952.500,-. Angka produksi ini didominasi oleh ikan cakalang dengan angka produksi sebesar 20.932 kg, ikan lemadang dengan angka produksi sebesar 20.082 kg, dan ikan lemuru dengan angka produksi sebesar 12.091 kg. Ikan tuna sendiri sebagai maskot Pelabuhan Perikanan Pondokdadap menduduki peringkat keempat dengan angka produksi sebesar 10.788 kg. Namun dari hasil tersebut, sekitar 98% dari ikan tuna tersebut berukuran kurang dari 20 kg per ekornya.

                Menurut para nelayan di Pelabuhan Perikanan Pondokdadap, awal musim penangkapan ikan memang ditandai dengan kemunculan ikan – ikan pelagis seperti lemadang, tenggiri, cakalang, dan bengkunis atau tuna yang berukuran kurang dari 20 kg. Seiring dengan berjalannya musim, ikan jenis tuna, tongkol, dan cakalang (TTC) akan lebih mendominasi dan bahkan  jenis ikan yang didaratkan akan makin seragam. Jenis ikan yang didaratkan ini akan kembali beragam mendekati akhir musim penangkapan mendekati akhir tahun.

Respond For " Produksi PPP Pondokdadap Menggeliat, Cakalang dan Lemadang Jadi Primadona "