Dampak Pembangunan Taman Laut Dermaga, Nelayan Kini Bisa Memanen Ikan Karang Disekitar Pelabuhan

Bulan Januari merupakan saat – saat dimana aktivitas penangkapan ikan menurun di kawasan UPT PPP Pondokdadap. Menurunnya aktivitas penangkapan ini disebabkan karena musim yang beralih menuju musim hujan, sehingga seringkali menimbulkan cuaca yang kurang mendukung untuk melakukan kegiatan penangkapan. Apalagi, Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap menghadap langsung ke Samudera Hindia yang dikenal memiliki gelombang tinggi, terutama pada saat  musim penghujan. Maka tak heran, musim ini dianggap sebagai “paceklik”-nya kegiatan penangkapan ikan di UPT PPP Pondokdadap.

Namun ada berbagai cara yang dilakukan oleh nelayan untuk dapat terus menopang kehidupannya melewati musim ini setiap tahunnya. Ada sebagian dari mereka yang beralih menjadi petani, pekebun, atau peternak selama melewati musim paceklik, namun ada pula yang tetap bertahan mengais rejeki dari laut. Tak jarang, para nelayan masih terlihat melakukan kegiatan penangkapan ikan di sekitar Selat Sempu yang memang keadaan airnya cukup teduh karena dilindungi oleh Pulau Sempu. Biasanya, nelayan akan menggunakan alat tangkap berupa pancing, jarring, atau bahkan speargun (tombak ikan) untuk mencari ikan karang yang ada disekitar Selat Sempu.

Namun ada hal unik yang teramati berkaitan dengan aktivitas nelayan di tahun ini. Beberapa hari belakangan, terlihat nelayan mulai memasang bubu disekitar dermaga UPT PPP Pondokdadap untuk menangkap ikan karang, dan terkadang mendapatkan hasil yang menurut mereka lumayan memuaskan. Hal ini mungkin terlihat janggal, karena bagaimana bisa disekitar dermaga pelabuhan bisa ditinggali oleh ikan karang? Sebab kawasan pelabuhan perikanan, terutama perairannya pasti identik dengan polusi dan sampah. Namun pemandangan yang berbeda justru teramati di lingkungan UPT PPP Pondokdadap, semenjak dibangunnya kawasan perairan dermaga sebagai taman laut, terlihat kehidupan bawah air mulai berkembang disekitar dermaga UPT PPP Pondokdadap. Ramainya ikan – ikan yang mendatangi kawasan dermaga ini nampaknya memberikan rezeki tersendiri bagi para nelayan ketika sedang tidak dapat melakukan aktivitasnya secara normal.

Taman laut yang dikembangkan oleh UPT PPP Pondokdadap di kawasan dermaga perikanannya di tahun 2018, merupakan salah satu wujud UPT PPP Pondokdadap dalam menerapkan konsep pembangunan Ecofishingport. Konsep ini merupakan usaha untuk menyeimbangkan antara dampak ekonomi dengan dampak lingkungan yang disebabkan oleh pembangunan di kawasan PPP Pondokdadap. Selain berfungsi untuk mendatangkan ikan, pembangunan taman dermaga ini juga berfungsi sebagai bioassay aktivitas industri, dan usaha untuk mensosialisasikan kebersihan lingkungan di kawasan UPT PPP Pondokdadap.