Membahas Rencana Kegiatan Riset Kepelabuhanan Perikanan, Tim Dosen FPIK UB dan Petugas UPT PPP Pondokdadap Berkoordinasi Secara Daring

Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Peirkanan Pantai (UPT PPP) Pondokdadap menerima undangan diskusi daring dengan tim dosen Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) pada Hari Kamis (11/02) silam. Dalam kegiatan ini, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap dan Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha serta sejumlah staff dikumpulkan di dalam Ruang Rapat Yellowfin yang terletak di Kantor Utama UPT PPP Pondokdadap untuk mendengarkan pemaparan dari tim dosen FPIK UB. Tujuan dari diskusi daring ini adalah untuk mengkoordinasikan kegiatan penelitian (riset) yang akan dilakukan oleh tim dosen FPIK UB dalam waktu dekat. Adapun penelitian ini nantinya akan berfokus kepada bidang kepelabuhanan perikanan, dan UPT PPP Pondokdadap ditunjuk sebagai fokus kawasan penelitian setelah melalui beberapa pertimbangan yang telah dilaksanakan oleh tim dosen FPIK UB sebelumnya.

 

Beberapa aspek yang hendak diteliti di dalam kegiatan ini diantaranya meliputi gambaran umum potensi PPP Pondokdadap, pola pembangunan ecofishingport, serta pemanfaatan teknologi informasi di dalam mendukung kegiatan pelayanan pelabuhan. Seperti yang kita ketahui, PPP Pondokdadap merupakan salah satu basis pendaratan ikan ekonomis penting di Laut Selatan Jawa. Komoditas utama yang didaratkan di PPP Pondokdadap sebagian besar merupakan ikan dari jenis Tuna, Tongkol, dan Cakalang (TTC) yang bernilai tinggi hingga pasar ekspor. Sehingga, tak heran jika banyak penelitian mengenai topik hasil produksi pendaratan perikanan serta potensi ekonominya dilakukan di lingkungan UPT PPP Pondokdadap.

Selain itu, tim dosen UB juga menyatakan ketertarikannya terhadap konsep pembangunan UPT PPP Pondokdadap, yakni ecofishingport. Ecofishingport sendiri merupakan konsep pembangunan atau pengembangan pelabuhan perikanan yang tidak hanya berfokus kepada manfaat ekonomi, namun juga memperhatikan keadaan dan kelestarian lingkungan sekitarnya. Dalam memenuhi konsep pembangunan ini, UPT PPP Pondokdadap telah melakukan beberapa kegiatan diantaranya membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lingkungan produksi, menjaga, merawat, dan memfungsikan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga membuat taman laut yang dapat menjadi bioassay kegiatan industry di kawasan UPT PPP Pondokdadap. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan sebagian kecil dari banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh UPT PPP Pondokdadap di dalam memenuhi konsep pembangunan tersebut.

 

Hal lain yang menarik perhatian tim dosen FPIK UB adalah pemanfaatan teknologi informasi di dalam mendukung kegiatan pelayanan UPT PPP Pondokdadap. Seperti diketahui, revolusi industri 4.0 yang digaungkan selama beberapa tahun belakangan memang menuntut instansi pemerintahan agar sebisa mungkin memanfaatkan teknologi informasi di dalam mendekatkan pelayana  terhadap masyarakat. Adapun beberapa usaha di dalam memanfaatkan teknologi informasi ini adalah dengan dibangunnya sistem pelayanan yang berbasis software, serta pemanfaatan website dan media massa online / media social untuk menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat dan pengguna jasa secara luas.