FGD Daring Otoritas Jasa Keuangan Malang dengan UPT PPP Pondokdadap Dalam Rangka Membahas Pemulihan Ekonomi Daerah Sendang Biru

Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Peirkanan Pantai (UPT PPP) Pondokdadap menerima undangan Forum Group Discussion (FGD) daring  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang dan Bank BNI Malang pada Hari Senin (15/02). Dalam kegiatan ini, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap dan Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha serta sejumlah staff dikumpulkan di dalam Ruang Rapat Yellowfin yang terletak di Kantor Utama UPT PPP Pondokdadap untuk memberikan pemaparan tentang gambaran potensi ekonomi yang berasal dari kegiatan perikanan tangkap serta perputarannya di lingkungan UPT PPP Pondokdadap.  

 

Pemaparan ini disampaikan oleh Bapak Muh. Ichsan Budianto S.Pi., MT. selaku Kepala UPT PPP Pondokdadap, dimana dalam pemaparannya Kepala UPT PPP Pondokdadap menyampaikan mengenai potensi produksi perikanan dan nilai ekonomi yang dihasilkan dalam kurun waktu 2017 hingga 2020. Potensi perputaran ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan perikanan tangkap di PPP Pondokdadap umumnya memiliki nominal yang sangat tinggi, meski pada tahun 2020 angka ini sedikit menurun sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Melemahnya kegiatan produksi perikanan ini juga berdampak terhadap melemahnya aktivitas ekonomi perikanan yang ada di lingkungan UPT PPP Pondokdadap, sehingga dibutuhkan solusi bersama untuk memulihkan aktivitas ekonomi yang ada agar dapat kembali seperti semula.

Dalam kegiatan diskusi ini, OJK Malang memberikan tanggapan yang disampaikan oleh Bapak Sugiharto Kasmuri selaku Kepala OJK Malang. Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan bahwa sektor jasa keuangan ingin memberikan dukungan konkret untuk memulihkan kondisi perekonomian nelayan Sendang Biru melalui program Gerakan Permodalan Nelayan (Gemonel) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memberikan akses permodalan bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan pesisir. Selain itu, OJK juga ingin mengembangkan program Jangkau Sinergi dan Guideline (Jaring) di Dusun Sendang Biru untuk menjadi percontohan kawasan perikanan yang terintegrasi.

 

Dari Hasil Survey yang telah dilaksanakan oleh tim OJK dan Bank BNI di Dusun Sendang Biru, tim OJK berencana hendak memfokuskan pembiayaan modal kerja di sektor perikanan kelautan terutama untuk mendukung modal kerja penangkapan ikan dan pengembangan usaha perikanan lain yang ada di kawasan Dusun Sendang Biru. Pemberian modal ini juga termasuk untuk keperluan pembuatan kapal, modal alat tangkap ramah lingkungan, dan permodalan usaha lainnya. Di dalam merealisasikan hal ini, OJK Malang bekerja sama dengan Bank BNI dan juga elemen lain, seperti mitra platform digital yang mampu menghubungkan antara vendor dan buyer untuk melancarkan arus ekonomi hulu – hilir di sektor perikanan dan kelautan. Kedepannya, tim OJK Malang akan melakukan diskusi terlebih lanjut untuk mem-followup hasil diskusi, dan apabila perlu melakukan survey lapang kembali untuk mematangkan persiapan di dalam melaksanakan usaha pemulihan ekonomi pesisir di kawasan Dusun Sendang Biru.